PENGARUH SITUS JEJARING SEBAGAI MEDIA MAYA YANG NYATA BAGI PELAJAR SMA


BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah
Dunia maya adalah dunia yang tak mengenal batas, dunia yang bisa menjebak seseorang menjadi orang tak sadar. Mungkin ini adalah salah satu akibat dari majunya zaman yang semakin tak bisa dihindari. Salah satu yang bisa kita nikmati dalam dunia online adalah situs jejaring sosial, yaitu tempat berkumpul dan berinteraksinya antara satu individu dengan individu yang lain dalam sebuah komunitas.
Komunitas itu memberikan banyak tawaran pada anggotanya untuk menjalin berbagai hubungan antara yang satu dengan yang lain, antara A dengan B. Semakin banyak situs jejaring sosial yang yang ada di bumi ini, semua menawarkan sesuatu yang menarik. Mungkin ada kesamaan tapi juga ada perbedaan antara situs jejaring sosial yang satu denagn yang lain, misalnya Plurk dengan twitter,atauFacebookdenganFriendster.
Selain itu situs jejaring sosial telah merambah ke dunia pelajar di Indonesia yaitu melalui siswa SMA, seperti yang peneliti lihat di SMA Negeri Jumapolo, hal ini diakibatkan oleh perkembangan teknologi sehingga menimbulkan rasa ingin tahu siswa menjadi besar. Dalam dunia maya ada berbagai situs jejaring yang dapat dijumpai sehingga pelajar SMA juga harus bisa membedakan antara situs jejaring yang positif dan negative. Bahkan banyak pelajar yang memanfaatkan situs jejaring sebagai media semua informasi dan untuk mencari teman didunia maya.
Sehubungan dengan masalah tersebut diatas penulis terdorong untuk meneliti dengan judul : “PENGARUH SITUS JEJARING SEBAGAI MEDIA MAYA YANG NYATA BAGI PELAJAR SMA”.

B. Perumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah diatas dapat ditarik suatu rumusan masalah sebagai berikut :
1.      Apa setiap pelajar SMA bisa membuat sebuah situs jejaring?
2.      Mengapa pelajar SMA umumnya tertarik pada situs jejaring?
3.      Berapa banyak pelajar SMA yang memiliki situs jejaring?
4.      Situs jejaring apa yang sangat menarik bagi pelajar SMA?
C. Tujuan Penelitian
Tujuan penelitian ini antara lain :
1.      Untuk mengetahui apakah semua siswa SMA bisa membuat situs jejaring.
2.      Untuk mengetahui berapa banyak pelajar SMA yang memiliki situs jejaring.
3.      Untuk mengetahui mengapa pelajar SMA umumnya tertarik pada situs jejaring.
D. Manfaat Penelitian
1.      Dapat mejelaskan berbagai situs jejaring yang mengesankan bagi pelajar SMA.
2.      Memperkenalkan berbagai situs jejaring kepada pelajar SMA agar dapat mengelola situs jejaring dengan menarik.

BAB II
LANDASAN TEORI
A. Sejarah Situs Jejaring
Pada awalnya sebuah organisasi ekonomi dunia di Davos telah menciptakan versi beta, yaitu situs jejaring sosial yang pertama kali dibuat oleh Mark Zuckerberg, Vladimir Putin dan Koan Finna pada tahun 1998 untuk tempat bertukar pikiran antara orang-orang hebat didunia dan memperkenalkan barang jualan antar perusahaan.
Akhir-akhir ini marak bermunculan berbagai situs jejaring, salah satunya yang saat ini populer adalah Facebook. Menurut versi www.toptenreviews.com, Facebook menduduki peringkat pertama dalam rating untuk semua aspek. Yaitu demografi, profil, keamanan, fitur jejaring, pencarian dan dukungan teknik.posisi kedua ditempati MySpace, lalu peringkat ketiga oleh Bebo, keempat oleh friendster dan kelima Hi5.
B. Situs Jejaring Perusahaan
Dari penelitian yang dilakukan oleh Firma Demos menilai bahwa pekerja yang menggunakan situs jejaring sosial sangat membantu bagi mereka untuk menjalin relasi dan mencari konsumen untuk membantu produk yang ditawarkan oleh perusahaan dimana dia bekerja.
Peter Bradwell peneliti asal Demos mengatakan bahwa perusahaan harus mengizinkan pegawainya untuk menggunakan situs jejaring sosial. Karena selain untuk bermain, situs ini bisa menolong pegawai untuk mengenalkan inovasi produknya, sehingga mampu mendongkrak penjualan.
“Melarang Facebook atau YouTube maka mustahil bagi perusahaan meningkatkan penjualan, dan konsumen yang banyak. Karena pada kenyataannya Facebook sangat-sangat membantu,” (Peter Bradwell:14).
C. Situs Jejaring Terpopuler
Diantara situs-situs jejaring yang marak bermunculan beberapa tahun belakangan ini, ada salah satu situs jejaring yang kini naik daun yaitu facebook. Didirikan tahun 2004, Facebook telah mencatatkan lebih dari 200.000 juta pengguna serta ribuan jaringan bisnis. Facebook dibuat oleh alumni Universitas Harvard, Mark Zuckenberg awalnya hanya sebatas situs untuk para alumni lulusan Harvard. Selanjutnya Facebook berkembang pesat sebagai situs untuk hiburan dan pekerjaan. Facebook memiliki layanan fitur privasi. Dengan layanan para pengguna Facebook dapat mengontrol terhadap siapa saja yang diperbolehkan mengakses data profil mereka. Facebook telah mengembangkan berbagai ragam aplikasi yang dapat diinstall para pengguna. Aplikasi-aplikasi inilah yang memberikan nilai tambah bagi Facebook. Aplikasi yang dikembangkan banyak yang mendukung bisnis dan pekerjaan seperti menjual atau membeli barang, ala eBay dengan orang-orang yang ada dalam jaringan yang dimiliki para pengguna.
D. Situs Jejaring Terbesar Di Dunia
Friendster adalah situs jejaring terbesar di dunia dengan market pasar terbesar adalah negara-negara di Asia. Banyak sekali kelebihan dari friendster yang membuatnya unik dan terus dijadikan orang untuk berhubungan satu sama lain. Kelebihan friendster terletak pada kemudahan pengoperasian. Halaman data diripun sangat variatif, karena semua tergantung dari kita sang pemilik yang mengutak-atik halaman tersebut semenarik mungkin. Nah kekurangan dari friendster adalah blognya memiliki fitur yang terbatas dan seadanya. Jadi bagi para blogger, pasti merasa blog friendster kurang representatif untuk menyalurkan hobi dan bakat. Kekurangan kedua adalah kita tidak mengetahui dengan pasti siapa saja rekan-rekan kita yang sedang on line, meski pada halaman home ada daftar orang-orang yang up date, namun data itu tidak bisa kita jadikan patokan untuk berinteraksi dengan rekan kita yang sedang on line.
Begitupun untuk mengajak orang untuk menjadi teman kita, ada beberapa tahap yang membuat kita malas mencari teman jika kita ingin mengajak orang lain untuk berteman. Meski begitu fitur group pada Friendster cukup lengkap karena kita bisa berinteraksi layaknya forum dan semua orang bisa turut bergabung dengan group kita meski untuk melakukan itu semua kita harus menginvite satu persatu orang yang memiliki friendster.

BAB III
METODOLOGI PENELITIAN
A. Tempat Penelitian
Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri Jumapolo kelas X.6 dan XI.IPA2. Pertimbangan memilih SMA Negeri Jumapolo karena merupakan sekolah yang pertamakali memiliki jaringan internet dan hotspot.
B. Waktu Penelitian
Penelitian ini dilaksanakan mulai tanggal 19 Mei sampai 23 Mei 2009
C. Sumber Data
Sumber data dalam penelitian ini adalah siswa SMA Negeri Jumapolo kelas X.6 dan XI.IPA 2 semester II tahun pelajaran 2008-2009.
D. Metode Penelitian
Metode penelitian ini adalah penelitian “Deskriptif”. Pada umumnya penelitian deskriptif merupakan penelitian non hipotesis, sehingga dalam langkah penelitiannya tidak perlu merumuskan hipotesis. Dalam penelitian deskriptif, peneliti ingin mengetahui tentang :
1.      Minat pelajar SMA untuk ingin tahu tentang situs jejaring
2.      Banyaknya pelajar SMA yang memiliki situs jejaring
3.      Kapan dan dimana pelajar SMA mengakses situs jejaringnya
4.      Peran situs jejaring bagi pelajar SMA
5.      Kesan pelajar SMA yang telah memiliki situs jejaring
E. Metode Pengumpulan Data
Agar diperoleh data penelitian yang baik maka diperlukan instrument yang dapat dipergunakan sebagai alat pengumpul data. Dalam penelitian ini ada 3 metode pengumpulan data yaitu
1.      Metode Observasi (pengamatan).
2.      Metode wawancara.
3.      Metode angket (Questionnaire).
F. Teknik Pengumpulan Data
Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah
1.      Mewawancarai dan mengobservasi pelajar SMA yang memiliki situs jejaring.
2.      Mencatat plus minus dari situs jejaring bagi pelajar SMA saat wawancara.
3.      Mengambil data dari para pelajar tentang situs jejaring yang dimiliki.

BAB IV
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

A. Hasil Penelitian
Pada bab IV ini dilaporkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan dari tanggal 19 Mei sampai 23 Mei 2009 di SMA Negeri Jumapolo, Karanganyar dengan sasaran siswa SMA kelas X.6 dan XI.IPA 2 semester II tahun pelajaran 2008-2009.
Adapun hasil penelitian di SMA sebagai berikut :
1.     Di SMA Negeri Jumapolo kelas X.6 terdapat 9 siswa yang memiliki situs jejaring, yang terdiri dari 3 siswa laki-laki atau 33,3% dan 6 siswa perempuan atau 66,7%, dapat dilihat pada tabel 4.1 dibawah ini
Tabel 4.1 Data penelitian siswa kelas X.6 yang memiliki situs jejaring.

No
Jenis Kelamin
Banyak Siswa
Presentase (%)
1
Laki-Laki
3
33,3%
2
Perempuan
6
66,7%
Jumlah
9
100%
2.      Di SMA Negeri Jumapolo kelas XI.IPA2 terdapat 17 siswa yang memiliki situs jejaring, yang terdiri dari 6 siswa laki-laki atau 35,3% dan 11 siswa perempuan atau 64,7%, dapat dilihat pada tabel 4.2 dibawah ini
Tabel 4.2 Data penelitian siswa kelas XI.IPA2 yang memiliki situs jejaring.

No
Jenis Kelamin
Banyak Siswa
Presentase (%)
1
Laki-Laki
6
35,3%
2
Perempuan
11
64,7%
Jumlah
17
100%

B. Pembahasan Hasil Penelitian
Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa :
1.      Siswa SMA Negeri Jumapolo kelas X.6 dan XI.IPA2 yang berjumlah 26 siswa terdiri dari 9 siswa kelas X.6, dan 17 siswa kelas XI.IPA2 memiliki situs jejaring karena :
1.      Diajak teman-temannya mendaftar situs jejaring.
2.      Melihat iklan dari Koran, majalah maupun internet.
3.      Ingin memiliki banyak teman.
4.      Biar dikatakan anak global dan gaul.
2.      Agar dapat menarik siswa untuk membuat situs jejaring antara lain :
1.      Memamerkan keunggulan dari situs jejaring kepada teman yang belum punya.
2.      Memperkenalkan manfaat dari situs jejaring kepada pelajar SMA.
3.      Peran serta guru teknologi informasi dan komunikasi terhadap situs jejaring bagi pelajar SMA.
C. Keterbatasan Dalam Penelitian
Penulis telah berusaha seoptimal mungkin dalam melakukan penelitian ini, namun demikian ada beberapa keterbatasan yang dirasakan, antara lain :
1.      Peneliti belum pandai membuat instrument pertanyaan-pertanyaan kepada pelajar SMA.
2.      Data yang terkumpul lewat observasi, wawancara dan catatan lapangan sangat terbatas.
3.      Siswa SMA yang diobservasi memberi jawaban atas pertanyaan sangat terbatas.

BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN
A. Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, maka dapat disimpulkan beberapa hal penting sebagai berikut :
1.      Penelitian di SMA Negeri Jumapolo, kabupaten Karanganyar sebanyak 26 siswa dengan rincian :
a.      Kelas X.6 sebanyak 9 siswa atau sekitar 34,7% siswa yang memiliki situs jejaring.
b.      Kelas XI.IPA2 sebanyak 17 siswa atau sekitar 65,3% siswa yang memiliki situs jejaring.
  1. Pelajar SMA memiliki situs jejaring dikarenakan :
    1. Diajak teman-temannya mendaftar situs jejaring.
    2. Melihat iklan dari Koran, majalah maupun internet.
    3. Ingin memiliki banyak teman.
    4. Biar dikatakan anak global dan gaul.
    5. Agar dapat menarik siswa untuk membuat situs jejaring antara lain :
3. Memamerkan keunggulan dari situs jejaring kepada teman yang belum punya.
1.      Memperkenalkan manfaat dari situs jejaring kepada pelajar SMA.
2.      Peran serta guru teknologi informasi dan komunikasi terhadap situs jejaring bagi pelajar SMA.
B. Saran
1.      Saran untuk siswa
Memiliki situs jejaring lebih baik dan bermanfaat, dimasa globalisasi seperti sekarang ini.
2.      Saran untuk peneliti lanjut
1.      Mengingat pelaksanaan penelitian ini baru berjalan sepekan sehingga hasil yang diperoleh belum maksimal, oleh karena itu peneliti lain diharapkan dapat melanjutkan untuk mendapat temuan yang lebih baik dan lengkap.
2.      Instrumen observasi dan wawancara yang digunakan dalam penelitian ini masih merupakan instrument yang tingkat validitasnya belum memuaskan. Maka peneliti berikutnya dapat mencoba dengan instrument yang lebih baik (standar).

DAFTAR PUSTAKA

Arikunto, Suharsimi. 1998. Prosedur Penelitian. Yogyakarta: Rineka Cipta.
Arikunto, Suharsimi. et.al. 2007. Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Bumi Aksara.
Riduwan. 2004. Metode dan Teknik Menyusun Skripsi. Bandung: Alfabeta.
www.weforum.org/en/index.htm, Selasa, 03, Februari, 2009.
http://facebook .com/pages/dailysocialnet/99378265475, Selasa, 24, Juni, 2008.
http://parmans.wordpress.com, 16, Januari, 2009.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar